waJah tak berpAraS...
by prast
Terbias nan lugu seraut wajah palsu
senyumnya laksana titisan darah biru
sejuta mata memandang pasti kan tertipu
pujian diagungkan kepadanya tanpa ragu
pesonanya bungkam kalbu sehingga membisu
mengapa masih juga tak sadari
bahwa smua orang telah mengerti
yang tersembunyi sudah bukan misteri
kebaikkannya selama ini hanyalah sesaji
nurani dan kejujurannya telah mati
suaranya mampu menjadi pijaran bara
menggema dan membius penuh gelora
memperdaya akal sehat merangkul sara
gerakkan massa tanpa perlu mengira
dan akhirnya menebarkan huru hara
desahnya melaju tanpa henti tanpa sela
hingga tak peduli mana yang tercela
memuja pada kenistaan dan asusila
hentikan...bangsa ini tak akan pernah rela
karena pekiknya seperti retorika orang gila
by prast
senyumnya laksana titisan darah biru
sejuta mata memandang pasti kan tertipu
pujian diagungkan kepadanya tanpa ragu
pesonanya bungkam kalbu sehingga membisu
mengapa masih juga tak sadari
bahwa smua orang telah mengerti
yang tersembunyi sudah bukan misteri

kebaikkannya selama ini hanyalah sesaji
nurani dan kejujurannya telah mati
suaranya mampu menjadi pijaran bara
menggema dan membius penuh gelora
memperdaya akal sehat merangkul sara
gerakkan massa tanpa perlu mengira
dan akhirnya menebarkan huru hara
desahnya melaju tanpa henti tanpa sela
hingga tak peduli mana yang tercela
memuja pada kenistaan dan asusila
hentikan...bangsa ini tak akan pernah rela
karena pekiknya seperti retorika orang gila